What I should Learn from MJ

though it may be late to write about the death of the King of Pop, I still want to share what I should learn from him.

as seen from the sincere and deep condolences that his fans show in the funeral ceremony, Michael trully is a person who has transferred love; the ultimate positive energy to many people in the world.  He ain’t my brother nor my acquintance but when he left, my heart sank quite deeply. that my friend, is more than because of the magic of his songs but his very honesty and sincerity touch our heart from the very inside.

he shares the good things of his life.

that’s what I should learn from him. He shares the good things in his life.

and I do believe everyone of us could do the same. we dont have to be as billionaire as he is, just see around and try to not hurting people in your surrounding by the small things of yours; body language, words, even mind.

MJ may be had never taught that he has been dearly loved by million of people.

his caring and compassion makes him more human.

HUJAN BULAN JUNI—SAPARDI D.DAMONO

Hujan Bulan Juni Sapardi Djoko Damono

 tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

 

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

 

eyang sapadi, pinjem puisinya yah untuk seseorang yang sudah duluan pulang, meninggalkan banyak airmata haru, rindu dan kebanggaan karena pernah memilki cintanya……….

For GOD Sake, NO OW pleaze

mind your body weight, I MEAN IT.

THINK OF THESE TWO FACTS:

our heart (jantung) should work much much harder as it should pump the blood circulating the entire parts which need it.

many illnesses really stem from your body weight. even it can give woman a mioma, well of course when it combined with bad life styles.

well, keeping your body in a pretty good shape will give u pretty benefits….

ME n Endometriosis

after sometimes that i have not written anything here then I come with the latest update of myself.

I have endometriosis with me.

what is that?

is a medical condition in which endometrial cell is deposited in areas outside the uterine cavity.  it causes pain a lot and the bad news is : infertility.

the cause?

many theories surrounding this illness: alergic, reflux of the menarche blood, etc.

who can suffer from it?

any woman especially those who have not delivered baby after 30 years old.

lots of the patients are career women who delay their pregnancy ( God, You know, i did not delay anything here, am not just married yet…….:(……:)   )

well,

it’s big news for me, I know what I am facing here, I have read lots of articles about it and i am just preparing for everything in my life, which would not be the same any more, hm hm, never be the same.

recently i had excruciating painful, sometimes so hurt that I just want to lay down my body and not do anything. this illness might not kill me but somehow it can bound the internal organ of the body severely, and yup, that pain is really annoying.

then,

here comes tomato, the magic fruit that can slow down the growth of endometriosis. i consume it almost everyday, the juice without sugar. the pain is still there.

 

lately I decided to work out, i buy treadmill and give myself time to exercise. i can say amazingly the pain is gone now, and the tomato juice is still my best friend.

my doctor said: “you still can have baby with that”

the fact: endometriosis can gimme difficulties to bear any offspring.

so what I must do now actually is to find out what stadium of my illness is.

i raise my hands to you God, may you bless me with miracless and with the easy ways, amen

…………………………….. nothing for this moment

PALESTINE

PALESTINE, MY HEART FOR YOU, MY TEARS FOR YOU, AND MY PRAYER FOR YOU.

ALL HUMANS WITH YOU.

SELAMAT LEBARAN IDUL FITRI, EID MUBARRAK, MINAL AIDIN????????

Sebelumnya ane mau ngucapin EID MUBARRAK ke setiap saudara muslim yang insya Allah merayakan idul fitri hari ini tanggal 1 oktober 2008.  seperti biasa habis sholat eid, my fam and I went to Balai RW untuk salam2 an ama orang sekampung. lumayan pegel tapi seneng juga, alhamdl lancar.

 

seperti biasa juga, kalimat yang sering terucap adalah: mohon maaf lahir dan batin, minal aidzin wal faidzin.

saya jadi bertanya-tanya, sejak kapan minal aidzin wal faidzin berarti maaf lahir dan bathin. yah karena seringnya bersandingan jadi orang asosiasinya frase bahasa arab itu artinya mohon maaf lahir dan bathin. padahal ini kalau kagak salah ustadzku jaman dulu pernah bilang itu artinya dari golongan yang kembali dan dari golongan yang menang.

naah jangan2 kita semua menyangka minal aidin wal faidzin berarti minta maaf lahir bathin…..???/ hehehehe.

terus bilang apa dong kalu lebaran,  rasul SAW selalu bilang gini nih kalau lagi idl fitr:

taqobbalallaahu minna wa minkum ( boleh ditambah: shiyamanaa wa shiyamakum , sahabat rasul yang kadang menambahkan).

artinya? lebih kontekstual dengan idl fitr:

semoga Allah menerima (ibadah ) ku dan kalian ( dan semoga ALLAH menerima puasa ku dan kalian) .

wallaahu a’lam

 

 

laskar Pelangi : Ini novelnya

ok, after my struggle to get da dream ticket and da inspiring film that i watched, now let me share my Opinion about da novel.

setelah browsing sana-sini akhirnya dapat juga lah wajah laskar pelangi yang ‘asli’, asik juga fotonya ada dimuat METRO. emang benar ada 10 orang dan inilah nama asli sahabat bang andrea itu:

1. chandra prana

2. Syahdan wahyudi

3. Alpino

4. Iwan

5. Ahmad fajri

6. Andrea hirata

7. Hartati

8. Rojali

9. A Kiong aka Chau Cin Kiong

10…………………..

Anggota Laskar Pelangi

 

yang ke sepuluh gak tahu gak dapat data nama, the nine names were found in majalah TEMPO edisi september 2008, dari hasil wawancara dengan AMAN alias A KIONG. Istrinya yang bernama Saparina yang agaknya menjadi inspirasi Andrea untuk membuat karakter SAHARA (lih. TEMPO Sept 2008).

days ago i visited wikipedia dan dapatlah nama2 lengkap tokoh di novelnya. misalnya Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara, jadi yang di Wiki itu adalah nama tokoh Dalam novel. sementara nama ASLI  mereka para laskar yah itu tadi, hasil investigasi wartawan TEMPO.

tokoh yang bernama lintang itu sepertinya hanya andre yang tahu yang mana diantara ke sepuluh orang tersebut yang dimaksud dengan Lintang, as none of the 9 persons plus ibu Muslimah tahu yang mana yang dimaksud dengan tokoh Lintang.  jika memang tokoh lintang itu ada sayang sekali sampai semua isi kelas tidak ada yang ingat betapa besar jasa lintang untuk sekolah mereka seperti yang digambarkan dalam novel dan movienya bahwa he was a superb student from pesisir yang membuat tim mereka menang cerdas cermat. even ibu muslimah cannot remember which of the ten or nine students was meant as Lintang. well i am not talking bout the name but the perfomance of this genious kid should have not been forgotten easily right? esp because he was soooo special, genious like andre had told us many times.

i also agree that this novel likes to use bahasa yang hiperbola. mungkin untuk menciptakan efek dramatis  dan ‘mengesankan’, tapi akhirnya sorry to say, jadi agak ganjil.  beberapa kritikus menyebutkan ketika  mahar menyanyikan tennesse waltz dan ketika bu muslimah menyanjung lintang dengan kata2: “superb, anak pesisir, superb”, it was too  much. bahwa kemungkinan-kemungkinan penyanjungan oleh bu muslimah itu pastilah ada, mungkin redaksinya lebih membumi dengan bahasa yang mereka kenal juga, well this school was not bilingual school in terms of english-speaking school or france-speaking school so the teacher did not need to use any term of those foreign languages with all respect.

Bahwa antara karya sastra tertulis dan visual pasti berbeda itu sudah jamak terjadi dan public dont mind about that i guess, as indonesians had read and watched more. so they could accept the difference.

sejauh mana seorang penulis itu bisa membubuhkan  ‘improvisasi’ dalam memoar kisah nyatanya mungkin perlu diperjelas ke publik terutama bagi mereka yang ingin berbagi dan menjual kisah nyata hidupnya. kekhawatiran pribadi sebagai orang awam adalah jika penulis tersebut mencampur adukkan antara kisah nyata dan improvisasi pribadi (which is not real experience) then, dari sudut pandang seorang PEMBACA maka saya akan berakhir dengan keraguan apakah isi novel yang diklaim sebagai kisah nyata itu benar begitu adanya atau dibumbui. dengan kata lain i just dont know which one is the real story and which one is not.

dalam kasus novel laskar pelangi, terlepas dari keganjilan hiperbola yang dibuat oleh andrea ( karena andrea suka sekali dengan gaya bahasa ini), adalah ‘lupa’ nya atau lebih tepatnya “tidak tahunya” semua saksi dan pelaku laskar pelangi  terhadap tokoh lintang, that’s the key.

tapi yah, people say art is meant for art. if this novel is meant as an art product then just enjoy it.  selama itu bisa buat orang terinspirasi ya silahkan saja, cuman lebih baik kita menjual true story if IT IS  A REAL ONE.

laskar pelangi : ini pilemnya

well i can say that it’s not exagerrating if i feel that the movie is touchy and inspiring. it reminds us how ungrateful sometimes we are for having all those stuff needed for our education, yet, we are still far from having committed to learning itself.

however,

honestly, adegan anak2 ke dukun seberang pulau itu menurutku terlalu dibuat2. not natural, apa emang bener ya laskar pelangi asli did that for real.

karena saya orang awam jadinya menurut saya pembuatan film berdasarkan kisah nyata itu agak ‘gak asik’ kalau harus dikasih bumbu2 imaginer yang bisa misleading, a.l penonton jadi gak bisa mbedaian yang true story dan mana yang enggak.

 tapi perjuangan dapetin tiket agak2 lumayanlah soalnya aku bisa nonton bareng bang andrea hirata, sultan, “mahar”, ‘ikal’, ‘lintang’ kru pilem termasuk sutrada n produser…hehehehe

 

 

 

tap

MY STRUGGLE FOR LASKAR PELANGI

Romadhan ke 25

jam 9 berangkat dari rumah ke bank, ngecek saldo yang kagak nambah2.

bis tu flew to Amplas to buy some tickets for Laskar Pelangi.

No parking area was attended then i must have to ‘go down’ to the basement to park my motorcycle. it was dark, only dim of light. the area was attended by two parking attendants, trus aku tanya; mas jam berapa bukanya?

mas park: jam 10 mbaak

akyu: trus kalau 21 jam berapa?

mas park: jam setengah 11.

then i took a glance at my watch: still 09.30. udah curiga aja banyak orang depan amplaz yang masih tutup jadi aku parkir aja si cimot trus naik masuk mall dari basement.

i saw some teenagers, i dunno their names, tapi langsung aja ku tanya “mas mau nonton lasykar ya?”

teenagers: iya mbak.

but they just waited there, in a place where i could not have enouh oxygent for my small nose. then i just decided to walk on entering the mall. buseeeet ini pertama kalinya masuk mall gelap hanya ada beberapa karyawan yang sedang morning briefing. i just walked on and voila! an elevator yang belum nyala, jadi gue naik tangga itu. pake disalip ama dua cewek berkerudung. ok deh.

then i walked and walked. only little light

gue naik ke lantai 1 trus lt 2 dan pas mau ke lt 3 elevatornya dikasih rantai kuning. abis tengak-tengok kanan kiri celingukan gak jelas i just trespassed the yellow chain and take the stairs to lt 3 where i would buy the dream tickets hee hee hee. ada beberapa mahluk si tapi dikit. trus begitu dah sampai ujung ketemu ama semacam sekuriti gitu. then i greeted him. “pak, buka jam berapa nih  21? (pura-pura gak tahu)”

bapak sekurit: jam stngah 11 sih tapi kalau ada acara bisa lebih cepat.

akyu: mau nonton laskar nih pak

bapak sekuriti: oh ya itu disana udah banyak yang antri

twe weeenngg,!!!!!!!!! nyut nyut nyut………….. i imagined a long line of ticket buyers. so i flew, not walked. oh ternyata cuman ada 5 orang pemuda tanggung termasuk cewek berjilbab yang nyelip gue tadi.

pintu 21 was still closed. two of boys were cast away by a security. wah mereka disuruh keluar dulu nunggu. aku cuman liatin ajah, tapi lagi2 sok akrabnya muncul; mau nonton LP ya mas?

mas2: iya mbak, mbaknya?

akyu: iya, sama.

tapi perbincanganku gak lama. soalnya mereka keburu diusir. tinggallah aku dengan dua cewek penyalipku.

“mau nonton LP ya mbak?” (buset berapa kali gue kudu ngomong retorik gini hari itu)

mereka; iya, ibuk mau nonton juga ( ya Alloh gue dipanggil ibu heheheh, tua kali mukaku ini!!!)

gue/ibuk: iya sih, udah kita disini aja, jgn mau disuruh pergi.

eh tiba2 datanglah sekuritas tadi dengan temannya yang badannya lebih gede dan suaranya campuran bass dan rock (BAROCK)

Barock: “mbak keluar dulu silahkan” (sambil nunjuk pintu keluar, enak aja gak tahu dia perjuangan gue mendaki beberapa lantai meski gue lagi gak puasa, tapi pls deh capek tahu pak!!, emang situ mau gendong ane turun? kalau ente mau , ane yang kagak bakalan mau heu heu heu heu heu)

aku; kenapa pak, kan kita berdiri aja disini

Barock: ya gak boleh! ini kan belum buka, udah mbaknya keluar dulu aja (enak aja, disuruh nunggu di t4 non oxigen gitu)

Aku; ndak mau ah pak, saya ke atas aja. (kan roof topnya buat tempat parkir dan terbuka luaaas lagi, bnyk angin oxigen, tempat duduk dan musholat)

Barock; (ragu-ragu), ya udah gapapa.

yaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh naik tangga lagi wadduuh tuh Amplas puas dah gua jajalin pake kaki dari basement sampai roof nya. buset dah.

setelah bersitegang dengan barock karena agak2 nada tinggi gitu suaranya “gak usa forcing gitu deh pak, kita juga customer sini!” tukasku judes men, keluar aslinya.

akhirnya aku dan dua cewek berjilbab itu naik ke roof tanpa ber auld lang syne dengan si barock. eh malah kita bertiga berkenalan ngomong ngalor ngidul dan membuat taktik dan strategi pembelian karcis, supaya kita dapat membeli dream tickets dengan banyaknya pesaing dan predator tiket heu heu heu heu heu heu.

“nah ntar kamu kesitu, aku kesini, trus yang duluan antri yang beli tiket yak?”

“iya mbak setuju (heheheeh gak panggil ibuk lagi–aku), kami beliin dua ya”

“iya tenang, aku beliin 5 ntar kalau kalian duluan”

“ok…..”

wes ewes ewes ewes……. blah blah blah blah

rencana disusun yang mateng terus kita masuk lagi di ujung tangga gak bisa turun karena dijaga sekuriti.

tapi semua orang udah pasang kuda-kuda, kaki kanan di depan badan dicondongkan naaaahhh, begitu lampu idup semua orang langsung lari turun tangga. ngadep pintu kacanya 21.

sesuai rencana, aku bersebrangan ma lila dan laras (wes tahu namanya!).

buset dah depanku mas-mas GEDEEE BANGET badannya banyak lagi. wahh tuhann jangan biarkan mereka mengambil jatahku.

trus akhirnya setelah dibentak2 ma sekuritas karena byk yang gak tertib dibukalah pintu pertama jre jeeeeeeennnng !!! seperti sudah diramalkan sebelumnya perlombaaan lari ngepot pun terjadi. gedubrak gedubruk.  trus giliran pintuku waaaaaaaaaaa nyerah deh, aku jadi ‘agak terbelakang” hehehehe. sikut sana sikut sini akhirnya bisa berdiri tegak.

sekitar 2 menit lila datang, mbak luluk udah gak usah antri, kita dah paling depan.

alhamdulillah langsung aja deh aku keluar dari barisan kehormatan itu. dan beli karcis dengan laras.

after that, kita bernostalgila betapa dua cewek itu harus lari zigzag dan main sikut2 an untuk dapat posisi terhormat di antrian hehehehehe.

trus kita jadi buat persekutuan movie akhirnya tukar2 an nomor hp dan buat movie brotherhood, whe heheheh.

Sepuluh Hari Kedua

Ya Allah, Ya Karim

terimakasih telah mengajariku bahwa puasa ini berbekal takwa dan tidak berdasarkan sepiring nasiku saat sahur. Berikanlah hikmah AQ untukku bulan ini.

Praise to AllaH

Alhamdulillah

ROMADHAN telah datang, mudah-mudahan bisa berkhusyuk dan tidak menyia nyiakan hadiah Allah buat mahlukNYA.

selamat Romadhan dan selamat berhijrah dan  beruzlah.

Diam-Diam Misuh

two days ago, it was the day full of cursing anythin’ in my surrounding.

first,  as I strolled at mall searching for a hand bag for my cousin’s wedding I went to some bag stalls only to be surprised by the price. it’s all impossible, the price was impossible! only fool would buy that thing. then i cursed …… well actually i dunno whom should be cursed. was it the seller? the bag? or probably it should have been to me, to my finance condition :=(

second, then i decided to buy a piece of fried chicken. the menu is chicken steak. i told the seller, i’”ll bring it home. then she had it wrapped with not-so-safe-wrapping. i put it inside my bag (fool!) and when i got home the sauce spread everywhere in its plastic bag. shouldn’t the seller put the sauce in a small plastic bag instead of spreading it on the top of the fried chicken? aagghhh, again the second curse.

third, before reaching home, i came by to a warung to buy two small packages of glue. i should have got 400 rupiahs as the change money. ehhhhh bapaknya itu malah ngasih gue 4 permen sebage ganti 400 rupiah. secara dia tetangga gw juga yah mau manyun juga gak enak, akhirnya yah udah misuh lagi dah.

now, i had cursed for three times in 2 hours.
alas!